Welcome, visitor! [ Register | LoginRSS Feed  |   | 

About this ad poster

Description

Berpendapat bahwa di komunitas multibahasa, adalah mungkin untuk menemukan orang dengan lebih dari satu bahasa ibu. Ini adalah kasus beberapa anak di Ghana. Dengan demikian, mengidentifikasi bahasa ibu anak atau bahkan menentukan bahasa ibu mana yang harus digunakan sebagai media pengajaran di bidang pendidikan di Ghana bisa menjadi masalah. Dalam sebuah studi yang sedang berlangsung oleh penulis saat ini, 56 bumbui asli Inggris akan populasi orang dewasa dipilih dari Ghana perkotaan untuk berpartisipasi dalam diskusi kelompok terarah. Analisis informasi demografis yang dikumpulkan pada peserta menunjukkan bahwa 58,8% dari 56 peserta mengindikasikan bahwa mereka secara etnis termasuk dalam dialek Twi Akan, 19,7% adalah Fante sedangkan 10,7 adalah etnis Bono. Sisanya 10,7% mengatakan bahwa mereka bukan etnis Akans sama sekali meskipun mereka mengindikasikan bahwa mereka adalah penutur asli dari Akan.

Tingkatkan kemampuan bahasa bersama kampung Inggris Kediri.

Namun, 78% peserta mengindikasikan dialek Twi Akan sebagai bahasa pertama mereka, Fante 7%, Bono 2%, Inggris 2%, Inggris dan Akan 9% dan lainnya 2% menunjukkan bahwa identitas etnis peserta tidak sesuai dengan rapi Identitas linguistik mereka Angka 4 dan 5 di bawah ini menunjukkan kelompok etnis dan distribusi bahasa pertama dari 56 peserta asli masing-masing. Gambar 4 Distribusi asal etnis 56 bahasa Inggris Akan dilakukan di Ghana.Gambar 5 Distribusi bahasa pertama dari 56 bahasa Inggris Akan dilakukan di Ghana. Angka 4 dan 5 di atas menunjukkan dengan jelas bahwa mengidentifikasi atau menentukan bahasa ibu atau bahasa pertama anak mungkin merupakan tugas yang sangat kompleks, terutama di komunitas multi etnis / multibahasa dimana bahasa ibu seseorang tidak sesuai dengan bahasa asal etnis mereka. Sumber: http://brampton.prepky.ca/author/zooper/.

Ads / Latest items listed

Sorry, no listings were found.